Today with Internet Protocol – Private Branch Exchange

Saat ini telah banyak corporate yang mengimplementasikan asterisk (misalnya) sebagai salah satu layanan telekomunikasi berbasis IP . Low Cost, reliability dan masih banyak lagi.

Percobaan dirumah (4/Nov/’13) juga sebenarnya hanya re-try apa yang dulu sekali telah banyak saya lakukan. Ya, saya tergolong malas melakukan publikasi, posting, atau entah apalah namanya itu karena berpikir banyak How To yang tersedia di internet. Maka saya berterima kasih kepada yang rajin menulis di Blog atau forum tentang panduan-panduan di berbagai bidang baik akademik, perkantoran, maupun wirausaha. 🙂 keep posting

Dari sisi hardware, sebelumnya saya meyiapkan peralatan-peralatan berikut :

  1. Dua notebook dan 1 netbook.
  2. Kabel UTP, switch TP-Link, RJ-45, crimping cable, dan Kabel tester.

Dari sisi software :

  1. Satu notebook menggunakan linux OpeSuSE 11.2 Emerald sebagai servernya, yang lain menggunakan Windows 7 professional.
  2. Software asterisk sebagai core service nya dan X-Lite sebagai client apps.

Yang perlu dilakukan :

  1. Make sure bahwa kabel telah siap, karena toplogi yang digunakan pada kasus ini adalah toplogi star, kita harus menyiapkan setting straight pada UTP. Karena untuk device berbeda, kedua ujungnya menggunakan standar 568B EIA/TIA (putih orange-orange, putih hijau-biru, putih biru-hijau, putih coklat-coklat), jika device nya sama gunakan standar 568A an 568B (putih hijau-hijau, putih orange-biru, putih biru-orange, putih coklat-coklat) di setiap ujungnya sebagai catatan untuk hubungan PC ke Router menggunakan setting Cross. Jika sudah, coba tester guna memastikan settingan sudah benar. 2013-11-03 23.56.40
  2. Pastikan bahwa linux server dikonfigurasikan dhcp server, dan software asterisk serta X-Lite telah diinstalasi dengan baik. 2013-11-05 00.41.50

Jika semuanya tidak ada masalah, baru ke tahap pengujian. Sebenarnya banyak kasus yang ingin saya tes pada percobaan kali ini, seperti bagaimana melakukan setup Interactive Voice Response dimana salah satu extensions bertugas melakukan forwarding/ redirect ke extensions lain yang tersedia dengan voicemail atau nada bunyi dari operator.

Oh ya, IP-PBX ini mengenal istilah trunk, dial-plan, dan extensions. Saat percobaan ini saya coba simulasikan untuk extensions 103 domain Departemen IT dengan IP dhcp (192.168.1.3) ada di server linux OpenSuSE 11.2 Emerald, extensions 104 Departemen Marketing (IP dhcp 192.168.1.2) dan extensions 102 Departemen Akuntansi (IP dhcp 192.168.1.1 ) di Windows 7 Professional. The One of case dimana saat Departemen Marketting (extensions 104) mencoba menghubungi Departemen IT (Extensions 103) namun tidak diangkat selama 10 seconds, maka akan diteruskan ke Departemen Akuntansi (Extensions 102).

Simple.

2013-11-05 00.42.19

Advertisements

Tinggalkan pesan atau komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s